Nabi Yaakub as sangat menyayangi anaknya, Nabi Yusuf as sehingga dicemburui oleh anak-anaknya yang lain. Tanpa disedari oleh Nabi Yusuf as, saudara-saudaranya itu telah mengatur satu rancangan jahat. Akhirnya, Nabi Yusuf as terpisah dari ayahanda yang tercinta. Bagaimanakah perasaan Nabi Yaakub as setelah kehilangan Nabi Yusuf as? Dapatkah Nabi Yusuf as kembali ke pangkuan keluarga?