Sajak Amin

Sajak Amin

“ aku di sini sering membingitkan

aku di sini sering merungsingkan

aku di sini sering memeritkan

semua yang memandang melihat benci kepadaku

semua yang melihat mengatakan perasaan marah kepadaku

tetapi aku tetap aku

aku ingin menjadi penghibur bukan pengacau

aku ingin menjadi penyenang bukan perungsing

tetapi ceriaku mengundang marah kepada mereka…”

Kesusahan dan kesepian hidup yang dirasai oleh Amin bersama ibunya yang kurang pendengaran menjadikan dia seorang kanak-kanak yang nakal. Dia sering melakukan sesuatu untuk mencari keseronokan, sekaligus menghiburkan dirinya dan teman-teman. Namun begitu, caranya sering membawa kekecohan di sekolah dan mengundang kemarahan Cikgu Salina, guru kelasnya yang tegas dan garang. Cikgu Salina menganggap Amin sebagai seorang budak kampung yang selekeh, kotor, nakal dan pemalas. Hakikatnya, di sebalik kenakalan Amin ada sesuatu yang tersembunyi di hatinya. Dan segala rasa yang tersembunyi itu satu persatu dibariskan dalam sebuah sajak. Apakah sebenarnya perkara yang membelenggu diri Amin? Mampukah sajak itu merubah tanggapan Cikgu Salina terhadapnya?

Butiran Buku

Penulis:

Que Lyana Shuhaimi

Ilustrator:

Putra Muhammad, Suraya Kahar

Jumlah Muka Surat:

144

Bahasa:

Bahasa Malaysia

Pencapaian saya

[rg_badges]

Sajak Amin

“ aku di sini sering membingitkan

aku di sini sering merungsingkan

aku di sini sering memeritkan

semua yang memandang melihat benci kepadaku

semua yang melihat mengatakan perasaan marah kepadaku

tetapi aku tetap aku

aku ingin menjadi penghibur bukan pengacau

aku ingin menjadi penyenang bukan perungsing

tetapi ceriaku mengundang marah kepada mereka…”

Kesusahan dan kesepian hidup yang dirasai oleh Amin bersama ibunya yang kurang pendengaran menjadikan dia seorang kanak-kanak yang nakal. Dia sering melakukan sesuatu untuk mencari keseronokan, sekaligus menghiburkan dirinya dan teman-teman. Namun begitu, caranya sering membawa kekecohan di sekolah dan mengundang kemarahan Cikgu Salina, guru kelasnya yang tegas dan garang. Cikgu Salina menganggap Amin sebagai seorang budak kampung yang selekeh, kotor, nakal dan pemalas. Hakikatnya, di sebalik kenakalan Amin ada sesuatu yang tersembunyi di hatinya. Dan segala rasa yang tersembunyi itu satu persatu dibariskan dalam sebuah sajak. Apakah sebenarnya perkara yang membelenggu diri Amin? Mampukah sajak itu merubah tanggapan Cikgu Salina terhadapnya?

[wp_ulike]
[favorite_button]

Butiran Buku

Penulis:

Que Lyana Shuhaimi

Ilustrator:

Putra Muhammad, Suraya Kahar

Jumlah Muka Surat:

144

Bahasa:

Bahasa Malaysia

Log Masuk ke Ana Muslim 360